1 Semester Bersama Fisika, Pak Rudy dan Fisikarudy :)

Posted: December 1, 2011 in Uncategorized

Tidak terasa sudah 1 semester saya berada di kelas XI IA, ditandai dengan hadirnya Ulangan Semester Ganjil pada Senin, 2 Desember nanti. Di sini, di blog ini, saya akan mencoba mengulas kembali atau istilah kerennya flashback untuk memetik kesan-kesan yang sebenarnya tidak cukup tertulis dengan ribuan kata saja.

FISIKA

Pelajaran di jurusan IA yang hampir membuat saya merasa pesimis awalnya. Kenapa saya berpikir begitu? Karena kesan belajar Fisika di kelas X yang membuat saya seperti itu, semacam catatan kelam :D . Terlebih lagi dengan angka ketuntasan 78, wow.. saya benar-benar wondering.

Pak Rudy Hilkya namanya, beliau adalah guru Fisika di kelas XI IA ini, yang menurut saya bukan hanya seorang “guru fisika”.

Beliau adalah pribadi yang tegas. Begitu kesan pertama saya. Sehingga membuat saya dag dig dug ser setiap beliau masuk untuk mengajar di kelas. Malam sebelumnya, saya harus belajar, harus paham dengan materi yang disampaikan beliau, apalagi jika ada pekerjaan rumah atau tugas, maka “haram” hukumnya kalau tidak dikerjakan. Semakin kesini, saya semakin merasa… “guru ini benar-benar berbeda”, tentunya dalam tanda kutip itu yang positif. Pelajaran Fisika yang tadinya pelajaran “killer” (kata anak-anak sekarang sih begitu :D ), sukses dikemas menjadi pelajaran yang lebih mudah dimengerti. Beliau membawa anak didik yang diajarnya menjadi begitu excited dan berpartisipasi aktif didalamnya. Bukan tanpa alasan, saya tekankan disini resep dari semua ini hanya Pak Rudy lah yang punya :)

Dimulai dari masuk pelajaran beliau yang harus on time, karena harusnya kita sebagai siswa merasa malu karena beliau saja bisa on time, kenapa kita sebagai siswanya tidak? Dan on time nya itu bukan hanya sekedar ucapan belaka (ya.. itu ikrar pelajar pasal pertama :D ), tapi beliau benar-benar menerapkannya. On time nya bukan sekali duakali, selalu konsisten layaknya gerakan harmonis yang diajarkannya. Ketika semua sudah memasuki kelas, beliau mengajak kami berdoa. Kalau kita telisik lebih dalam, isi dari doa itu kata-katanya sangat bermakna, sekaligus menjadi motivasi sebelum belajar. Dalam proses belajar-mengajarnya pun tak kalah seru. Beliau bisa mempadu-padankan kerumitan materi fisika dengan resepnya seperti yang saya katakan tadi. Dengan joke-joke ringan alami tanpa bahan pengawet yang mengocok perut kami satu kelas, itu adalah jurus agar kami tidak menjadi terlalu tegang dan tentunya tetap dalam jalur yang wajar. Pembawaan beliau yang selalu bersemangat alias full-energy selalu menghidupkan suasana, kalau beliau itu diibaratkan sebuah mesin, saya pasti akan bertanya-tanya apa bahan bakarnya sehingga selalu full energy :D  Ada kalanya pula beliau bercerita tentang suatu hal, entah itu sesuatu hal yang lagi booming, atau mengajak kami untuk berpikir sekaligus membuka jendela pikiran kami. Part yang paling seru untuk saya adalah ketika beliau berfilsafat mengenai nilai-nilai dalam kehidupan, kata-katanya menancap sekali, sehingga membuat saya yang mendengarnya selalu mengangguk tanda setuju. Juga ketika beliau memberikan motivasi, ketika kami hendak mengerjakan sesuatu, beliau tak lupa menggelorakan semangat, dan ketika kami sempat gagal dalam suatu hal, beliau tak lupa pula memberi kata-kata pembangkit. Sebenarnya itu sederhana, tetapi tidak semua guru bisa melakukannya dalam porsi yang pas.

Dalam penyampaian materi, Pak Rudy jagonya. Beliau berani berimprove untuk mengaktualisasikan materi pelajaran. Sebagai contoh, dalam bab gerak parabola beliau menyuruh kami membuat roket PVC (seperti dalam postingan sebelumnya), lalu dalam bab Gravitasi ada tes siapa cepat dia dapat yang benar-benar uji tahan mental agar dalam mengerjakan soal harus cepat, tepat, dan tidak berpegang pada istilah ragu. Dalam bab Elastisitas kami lebih sering beraktifitas di lab Fisika untuk mengetahui seluk-beluk pegas, banyak sekali ketidaktahuan yang menjadi tahu betul disini. Dalam bab Gerak Harmonis yang notabene adalah bab setelah baru menyelesaikan mid semester. Beliau menyuruh kami untuk membuat lingkaran secantik mungkin, yang didalamnya tertulis nilai-nilai besaran dalam gerak harmonis. yang kurang lebihnya seperti ini :)

Image

 

Banyak sekali beliau berfilsafat dalam bab gerak harmonis ini, karena berhubungan sekali dengan lingkaran yang diibaratkan roda kehidupan yang selalu berputar, berputar dari mana saja, tidak berpatok pada suatu titik. Yang terakhir adalah dalam bab Usaha dan Energi, beliau memperkenalkan kami dengan permainan simulasi edukasi “Electrocity”.

Bukan tanpa alasan, game ini sangat berkaitan dengan materi yang kami pelajari, yaitu pengelolaan usaha dan energi dalam kehidupan sehari-hari. Pikiran kami menjadi terbuka kembali, bahwa fisika itu tidak melulu menghitung dan menghapal rumus-rumus sampai jereng, tetapi proses belajar itu bisa dari sebuah game.

Beliau mempunyai blog masyur yang bernama fisikarudy.com yang pada bulan oktober kemarin hampir mencapai 1.000.000 pengunjung! every single detail about physics you can find there!

Blog itu berisi tentunya materi-materi pelajaran yang dikemas apik, soal-soal untuk membantu memperkaya pengetahuan fisika kita, selain itu semakin lengkap oleh postingan yang berisi cerita maupun pengalaman. Bisa jadi dari pengalaman beliau, atau cerita karangan beliau sendiri tentang kejadian yang terjadi di masa sekarang/di sekolah kami, sampai unit terkecil yaitu sebuah kelas yang diajar beliau. Beliau adalah pengamat yang cerdas, maka pengamatan beliau tentang tingkah-laku serta perkembangan terakhir anak didiknya jarang meleset, dimulai dari beberapa angkatan terdahulu sebelum kami. Tak jarang blog tersebut menjadi ladang untuk mencari inspirasi, karena sudah banyak disitu kegiatan-kegiatan yang sudah pernah beliau posting dan dijadikan tugas kembali untuk semester ini.  

Selain itu, komunikasi diluar sekolah dapat terjalin melalui Klub Fisikarudy di Facebook dan twitter beliau. Dengan cara itu, beliau dapat lebih mendekatkan diri kepada siswa-siwanya, tidak terpaku hanya dalam pertemuan beberapa jam di sekolah. Pertanyaan mengenai banyak hal, hingga informasi yang diberikan oleh beliau melalui media blog, facebook dan twitter ini sangat membantu kami dalam proses belajar-mengajar.

Akhir kata, demikian saya menulis karangan ini untuk mengganti proyek kelompok yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Saya pribadi, dan kami bangga memiliki guru seperti bapak. Bapak bukan hanya guru Fisika, tetapi guru dalam berbagai macam hal, terimakasih pak, untuk ilmu, inspirasi dan motivasi tiada hentinya!

WE PROUD OF FISIKARUDY!!!!!

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s